Menu

Mode Gelap
13 Adegan Diperagakan Dalam Rekonstruksi Pembunuhan Petugas Kebersihan Di Doyo  Kontra Persebaya, PSBS Biak Bertekad Balas Kekalahan Polres Jayapura Gelar Binroh Perkuat Mental Dan Spiritual Personel Soal PMG, Pemkab Jayapura Masih Menunggu Petunjuk Badan Gizi Tokoh Pemuda Moy Minta Kapolsek Sentani Barat Tak Diganti, Ini Alasannya 

Pemprov Papua Pegunungan · 21 Des 2025 18:20 WIB ·

Angka Stunting Capai 37, 5 Persen, Pemprov Papua Pegunungan Giat Cegah Stunting di Delapan Kabupaten


 Angka Stunting Capai 37, 5 Persen, Pemprov Papua Pegunungan Giat Cegah Stunting di Delapan Kabupaten Perbesar

CORAKPAPUA.COM, Jayawijaya – Kepala Dinkes PP dan KB Papua Pegunungan, Isak Yikwa  mengatakan angka prevalensi stunting di Papua Pegunungan masih cukup tinggi.

“Saat ini angka stunting di Papua Pegunungan tercatat  37,5 persen masih cukup tinggi di Indonesia khususnya Tanah Papua,” katanya.

Menurut dia, terdapat dua daerah di Papua Pegunungan yang angka stunting masih cukup tinggi di antaranya Kabupaten Pegunungan Bintang, Yahukimo dan Nduga.

Pihaknya, berharap, dengan kerja bersama maka penanganan stunting dapat dilakukan dengan baik di Papua khususnya Kabupaten Pegunungan Bintang, Yahukimo dan Nduga bisa turun,” ujarnya

Sementara lima kabupaten lain di Papua Pegunungan prevalensi stunting itu masih berada di bawah tiga daerah yakni Kabupaten Pegunungan Bintang, Yahukimo dan Nduga

Sebagaimana, Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes PP dan KB)  Papua Pegunungan mendorong penanganan prevalensi stunting atau pertumbuhan lambat di delapan kabupaten daerah setempat.

“Kami dari provinsi terus melakukan koordinasi dengan dinas kesehatan kabupaten supaya penanganan stunting bisa dilakukan secara bersinergi. Kami beberapa waktu juga membantu makan tambahan berupa biskuit,” tuturnya.

Diakui,  beberapa waktu lalu pihaknya menggelar rapat koordinasi lintas organisasi perangkat daerah atau OPD dalam penanganan stunting.

“Permasalahan stunting sebenarnya bukan menjadi tugasnya dinas kesehatan saja, tetapi harus ditangani secara sinergi dengan OPD teknis lain supaya sasaran yang ingin dicapai tercapai,” katanya.

Dia menambahkan setelah koordinasi lintas sektor pihaknya berharap penanganan stunting bisa lebih efektif dan prevalensi stunting dapat menurun di bulan selanjutnya.**

Artikel ini telah dibaca 2 kali

badge-check

Penulis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

TP-PKK Papua Pegunungan Salurkan Bantuan Untuk Korban Kebakaran Tolikara 

6 Februari 2026 - 22:39 WIB

Gubernur Papua Pegunungan John Tabo dan Wagub Ones Pahabol Hadiri Rakornas 2026 di Sentul – Bogor

6 Februari 2026 - 22:27 WIB

Gubernur Tabo Instruksikan Pejabat Papeg Segera Laporkan LHKPN

27 Januari 2026 - 19:04 WIB

Pemprov Papua Pegunungan Bakal Bayar Gaji ASN Secara Manual

27 Januari 2026 - 18:55 WIB

Pemprov Papua Induk Serahkan Aset Senilai 329 Miliar Kepada Pemprov Papua Pegunungan 

29 Desember 2025 - 17:36 WIB

Pesan Penting Gubernur John Tabo dan Wakil Gubernur Ones Pahabol Saat Apel Perdana

21 Desember 2025 - 20:30 WIB

Trending di Pemprov Papua Pegunungan