Menu

Mode Gelap
13 Adegan Diperagakan Dalam Rekonstruksi Pembunuhan Petugas Kebersihan Di Doyo  Kontra Persebaya, PSBS Biak Bertekad Balas Kekalahan Polres Jayapura Gelar Binroh Perkuat Mental Dan Spiritual Personel Soal PMG, Pemkab Jayapura Masih Menunggu Petunjuk Badan Gizi Tokoh Pemuda Moy Minta Kapolsek Sentani Barat Tak Diganti, Ini Alasannya 

Pemprov Papua Pegunungan · 21 Des 2025 20:23 WIB ·

John Tabo Pastikan Tinjau Ulang Tunjangan Penghasilan Pegawai ASN


 John Tabo Pastikan Tinjau Ulang Tunjangan Penghasilan Pegawai ASN Perbesar

CORAKPAPUA.COM, Jayawijaya – Gubernur Papua Pegunungan, John Tabo, menyatakan akan meninjau ulang kebijakan Tunjangan Penghasilan Pegawai (TPP) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan. Hal tersebut disampaikan dalam acara serah terima jabatan dengan Penjabat Gubernur sebelumnya yang berlangsung pekan lalu di Jakarta, Jakarta, 21 April 2025.

“Kami akan meninjau kembali TPP ASN di Papua Pegunungan untuk memastikan kebijakan ini sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan keuangan daerah,” tegas Gubernur John Tabo dalam sambutannya.

Menurutnya, kebijakan besaran TPP mulai tahun 2025 harus disesuaikan dengan kapasitas fiskal daerah, analisis kebutuhan kepegawaian, serta regulasi yang berlaku. Ia menegaskan bahwa penyesuaian tersebut bukan semata-mata pengurangan, melainkan langkah realistis dalam mengelola keuangan daerah secara berkelanjutan.

Gubernur juga menanggapi adanya laporan mengenai aksi mogok kerja oleh sejumlah ASN yang mempersoalkan penurunan TPP. Ia menyayangkan sikap tersebut.

“Saya sangat kecewa dengan tindakan mogok kerja. Sebagai abdi negara, ASN seharusnya memberi contoh kedisiplinan dan loyalitas kepada masyarakat,” ujarnya

John Tabo menegaskan bahwa sikap mogok tidak mencerminkan etika kepegawaian dan justru dapat mengganggu pelayanan publik yang seharusnya berjalan optimal.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa selama dua tahun awal perjalanan pemerintahan Provinsi Papua Pegunungan, TPP sempat diberikan dalam jumlah relatif besar karena keterbatasan lembaga pendukung pemerintahan saat itu.

“Saat itu belum ada DPR, kepala daerah definitif, maupun Majelis Rakyat Papua. Sekarang semua struktur pemerintahan sudah terbentuk, dan ada penyesuaian dalam alokasi anggaran,” jelasnya.

John mengakui bahwa adanya pemangkasan anggaran tahun ini turut memengaruhi besaran TPP. Namun, ia meminta semua ASN untuk memahami kondisi tersebut dan tidak mengambil langkah yang kontraproduktif.

“Wajar jika TPP tahun ini berkurang. Tapi yang lebih penting adalah komitmen kita untuk tetap bekerja dengan penuh dedikasi,” katanya.

Ia mengingatkan bahwa tahun 2025 menjadi tahun yang penuh tantangan karena pemerintah daerah akan mulai membangun sejumlah infrastruktur strategis seperti kantor Gubernur, DPRP, MRP, serta perumahan ASN.

“Mengingat keterbatasan anggaran, saya berharap seluruh ASN tetap menunjukkan kinerja terbaik demi pelayanan publik yang optimal,” pungkasnya.

Gubernur John Tabo menutup dengan pesan bahwa kolaborasi dan loyalitas ASN akan menjadi fondasi kuat dalam mewujudkan Papua Pegunungan yang maju, mandiri, dan sejahtera.***

Artikel ini telah dibaca 1 kali

badge-check

Penulis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

TP-PKK Papua Pegunungan Salurkan Bantuan Untuk Korban Kebakaran Tolikara 

6 Februari 2026 - 22:39 WIB

Gubernur Papua Pegunungan John Tabo dan Wagub Ones Pahabol Hadiri Rakornas 2026 di Sentul – Bogor

6 Februari 2026 - 22:27 WIB

Gubernur Tabo Instruksikan Pejabat Papeg Segera Laporkan LHKPN

27 Januari 2026 - 19:04 WIB

Pemprov Papua Pegunungan Bakal Bayar Gaji ASN Secara Manual

27 Januari 2026 - 18:55 WIB

Pemprov Papua Induk Serahkan Aset Senilai 329 Miliar Kepada Pemprov Papua Pegunungan 

29 Desember 2025 - 17:36 WIB

Pesan Penting Gubernur John Tabo dan Wakil Gubernur Ones Pahabol Saat Apel Perdana

21 Desember 2025 - 20:30 WIB

Trending di Pemprov Papua Pegunungan