DENPASAR, BALI — 2 September 2026 — Peserta Pelatihan Kepemimpinan Administrator (PKA) Angkatan I di lingkungan Pemerintah Provinsi Papua melaksanakan studi lapangan di Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Denpasar, Bali. Kegiatan ini bertujuan mempelajari penerapan sistem pelayanan publik terpadu satu pintu berbasis digital sebagai referensi peningkatan kualitas pelayanan pemerintahan.
Salah satu peserta, Lusiana Jackline Bemey, ST, NDH 7, mengikuti kegiatan tersebut dalam rangka pengembangan kompetensi kepemimpinan dan penyusunan Rancangan Aksi Perubahan dengan judul “Optimalisasi Pemetaan Potensi Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) Berbasis Data di Kelurahan Hinekombe Kabupaten Jayapura.”
Rancangan aksi perubahan ini berfokus pada optimalisasi pemetaan potensi PBB-P2 melalui pemanfaatan data yang lebih terstruktur dan akurat. Upaya tersebut diharapkan dapat membantu pemerintah dalam mengidentifikasi objek pajak, meningkatkan kualitas basis data perpajakan, serta mendukung optimalisasi penerimaan daerah.
Studi lapangan di DPMPTSP Kota Denpasar menjadi kesempatan bagi peserta untuk memperoleh wawasan mengenai penerapan teknologi digital dalam proses pelayanan publik, tata kelola data, serta inovasi peningkatan kinerja organisasi. Praktik baik yang dipelajari diharapkan dapat menjadi bahan referensi dalam mengembangkan aksi perubahan yang sesuai dengan kebutuhan dan karakteristik wilayah Kabupaten Jayapura.
Melalui rancangan aksi perubahan tersebut, diharapkan pemetaan potensi PBB-P2 di Kelurahan Hinekombe dapat dilaksanakan secara lebih sistematis, berbasis data, dan berkelanjutan sehingga mendukung peningkatan efektivitas pengelolaan pendapatan daerah serta kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Kegiatan ini merupakan bagian dari Pelatihan Kepemimpinan Administrator Angkatan I Provinsi Papua Tahun 2026, yang diselenggarakan dalam lingkungan Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Provinsi Papua, sebagai upaya memperkuat kapasitas aparatur dalam menghadirkan inovasi dan meningkatkan kinerja organisasi pemerintahan.













Tinggalkan Balasan