Menu

Mode Gelap
13 Adegan Diperagakan Dalam Rekonstruksi Pembunuhan Petugas Kebersihan Di Doyo  Kontra Persebaya, PSBS Biak Bertekad Balas Kekalahan Polres Jayapura Gelar Binroh Perkuat Mental Dan Spiritual Personel Soal PMG, Pemkab Jayapura Masih Menunggu Petunjuk Badan Gizi Tokoh Pemuda Moy Minta Kapolsek Sentani Barat Tak Diganti, Ini Alasannya 

Pemprov Papua Pegunungan · 19 Agu 2026 11:41 WIB ·

Gubernur Tabo Bangga dan Pesan Jaga Kehormatan Merah Putih, Dua Pelajar Papua Pegunungan Jadi Paskibraka Nasional


 Gubernur Tabo Bangga dan Pesan Jaga Kehormatan Merah Putih, Dua Pelajar Papua Pegunungan Jadi Paskibraka Nasional Perbesar

Keterangan Foto: Paskibraka asal Papua Pegunungan Julia Maharani Dabi saat Pengukuhan. Tampak Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyalami Julia Dabi usai upacara Pengukuhan Paskibraka di Istana Negara. (foto: Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden)

 

 

CORAKPAPUA.COM, Wamena – Gubernur Papua Pegunungan, Dr. (HC) John Tabo, S.E., M.B.A., menyampaikan apresiasi dan kebanggaan atas terpilihnya dua pelajar asal Papua Pegunungan sebagai Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Nasional 2026.

 

Dua pelajar tersebut adalah Julia Maharani Dabi dari SMAN 1 Wamena dan Michael Marchel Winka Fakdawer. Keduanya akan bertugas pada Upacara Peringatan HUT ke-81 RI di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (17/8/2026).

 

“Jaga disiplin, jaga kehormatan Merah Putih. Kalian adalah wajah Papua Pegunungan di tingkat nasional. Kibarkan dengan hati, bukan hanya dengan tangan,” pesan Gubernur Tabo di Wamena, Minggu (17/8/2026).

 

Julia Maharani Dabi merupakan siswi yatim piatu yang mewujudkan mimpinya sejak kecil. Ia mengaku selalu antusias menyaksikan upacara 17 Agustus melalui layar kaca.

 

“Kalau 17-an, setiap hari saya nonton. Mereka langkahnya tegap, saya berpikir pasti saya bisa. Saya percaya diri kalau saya akan mengibarkan bendera,” ujar Julia dalam keterangan resmi Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI.

 

Mimpi itu dirintis saat ia masuk SMAN 1 Wamena. Kakak kelasnya menawarkan Julia untuk bergabung latihan Paskibraka karena posturnya yang tinggi dan tegap.

 

Prosesnya tidak mudah. Jarak rumah ke sekolah sekitar 30 menit dengan sepeda motor. Saat tidak memiliki uang bensin, Julia berjalan kaki demi latihan baris-berbaris pukul 14.00 – 17.00 WIT.

 

Seleksi berjenjang dilaluinya. Dari lima siswa SMAN 1 Wamena yang lolos ke tingkat provinsi, hanya Julia dan rekannya Michael Marchel Winka Fakdawer yang lolos verifikasi pusat di Jakarta.

 

Di Jakarta, ia menghadapi kendala ekonomi. Ia tidak memiliki sepatu pantofel sehingga harus meminjam dari tetangga dengan ukuran yang kekecilan.

 

“Tapi saya tetap semangat. Bagaimanapun caranya, ada tantangan walaupun sakit, saya tetap latihan,” katanya.

 

Julia yang kini berstatus yatim piatu setelah ibunya wafat pada 2022 dan ayahnya pada 2024, bertekad menjalankan tugas dengan sempurna.

 

“Saya akan menunjukkan kepada seluruh masyarakat di Indonesia dan tanah Papua, bahwa saya dari Papua Pegunungan bisa mengibarkan bendera pusaka di istana dengan baik,” tegasnya.

 

Julia dan Michael bersama 74 pelajar lainnya dari 38 provinsi resmi dikukuhkan sebagai Paskibraka Nasional 2026. Pengukuhan dilakukan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka di Istana Negara, Jakarta, Sabtu (15/8/2026).

 

Sebagai tanda pengukuhan, Wapres menyematkan Lencana Merah Putih Garuda dan pemasangan kendit kepada pemimpin upacara.

Adapun 76 nama anggota Paskibraka yang dikukuhkan, yakni:

 

Aceh: Muhammad Hibban Annafis dan Zilqueensa Abintary Laudicia Simatupang;

 

Sumatra Utara: Gussa Oliver Nainggolan dan Felesia Rismaito Munthe;

 

Sumatra Barat: Ahmad Alfatih dan Ulya Kireina Halim;

 

Riau: Rizqy Aditya Siregar dan Arifa Rahma Maulydha;

 

Jambi: Achmad Fachri Mubarok dan Rizkia Putri;

 

Sumatra Selatan: Muhammad Ikhsan Nugroho dan Khalyana Zahira Sandi;

 

Bengkulu: M. Aryo Wira Zandhyka Y. dan Nadine Permata Vanza;

 

Lampung: Naufal Ghaly Oktora dan Chika Azahra Salsabila;

 

Kepulauan Bangka Belitung: Muhammad Furqoen Nul Hakim dan Fira Haniyah;

 

Kepulauan Riau: Muhammad Salman Farisi dan Raudah Mabrura;

 

DKI Jakarta: Muazzam Saqif Hasani Siregar dan Latiesha Firenzie Bharata;

 

Jawa Barat: Baruno Wicaksono dan Aisha Calista Permata;

 

Jawa Tengah: Hilmi Tisna Yuwanda dan Qothrunnada Azzahra Husna;

 

Daerah Istimewa Yogyakarta: Ahmad Raditya dan Anggita Ayu Mahanani Hanifah;

 

Jawa Timur: Reihan Nifan Arkana dan Angelica Theona Putri;

 

Banten: Chaysar Purnama Putra dan Adzra Khairy Fadian;

 

Bali: I Made Dwi Sathya Kurniawan dan Ni Komang Gayatri Dinda Gita Arsani;

 

Nusa Tenggara Barat: Maharazthu Rizqhy Ramadhana Chubuyana dan Belvana Rolanda Vindia Kurniawan;

 

Nusa Tenggara Timur: Atanasius Meyllano Frans Yogar dan Eighteen Jeanette Hekboy;

 

Kalimantan Barat: Mirza Rafi Navazani dan Celine Olivia Apriani Theo;

 

Kalimantan Tengah: Muhammad Azham Alfarizqi dan Ajeng Bunga Safitri;

 

Kalimantan Selatan: I Nyoman Harya Dhanurendra Darmamukti dan Siti Nur Adlina;

 

Kalimantan Timur: Gus Luthfy Azka Nararya dan Julita Rista Lestari;

 

Kalimantan Utara: Muhammad Zainal Ihsan dan Desy Natalia;

 

Sulawesi Utara: Gabriel Gilbert Miller Kamasi dan Faith Louisa Tabita Maengkom;

 

Sulawesi Tengah: Fahriansyah Rihama dan Chintya Graciella Rorong;

 

Sulawesi Selatan: Juan Pablo dan Taswina Putri;

 

Sulawesi Tenggara: Laode Reyhan Putra Satria Korwa dan Waode Bintang Adisya;

 

Gorontalo: Muhammad Azka Gaib dan Khasyifa Anindi Sudarmanto;

 

Sulawesi Barat: M. Deni Fikri dan Ismi Ulfaida;

 

Maluku: Louise Adriano Hutasoit dan Cinzia Christovani Marantika;

 

Maluku Utara: Haikal Khadafi H. Laode dan Mardhatilla A. Putri;

 

Papua: Johanes Matius Paulus Rumsayor dan Neeltje Deliana Insjowi Werimon;

 

Papua Barat Daya: Pieter Felix Paskah Yapen dan Vila Delvia Nauri;

 

Papua Barat: Marco Marcel Kurei dan hasna Iriani Rumbiak;

 

Papua Selatan: Vinsensius Renaldi Oey Yolmen dan Kristina Ndiken;

 

Papua Tengah: Christopher Leon Bringga Tabuni dan Gl

adys Manuella Aibekob; dan.

 

Papua Pegunungan: Michael Marchel Winka Fakdawer dan Julia Maharani Dabi.***

 

 

 

Artikel ini telah dibaca 5 kali

badge-check

Penulis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Pemprov Papua Pegunungan Hibahkan Dana Otsus 20 Miliar Kepada 1.674 Mahasiswa Studi Akhir Dan Khusus

7 September 2026 - 21:24 WIB

Pemprov Papua Pegunungan Siap Ambil Langkah Hukum Laporkan Ismael Asso dan Yan Piet Sada

7 Agustus 2026 - 23:10 WIB

Waket III DPRP Pegunungan Bertus Asso :  Aksi Ismail Asso di KPK Jakarta Tidak Elok Dan Salah Sasaran 

7 Agustus 2026 - 22:59 WIB

Ketua MRP Papua Pegunungan Kecam Aksi Ismael Asso di KPK, Asso Indisipliner dan Pimpin Demo Liar

7 Agustus 2026 - 20:14 WIB

Sambut HUT RI Ke 81, Pemprov Papua Pegunungan Gelar Pameran Akbar

6 Agustus 2026 - 21:22 WIB

Pemprov Papua Pegunungan Bantah Tuduhan APBD Tak Transparan, Gaji DPRPP Dibayarkan Setiap Bulan 

28 Juli 2026 - 15:48 WIB

Trending di Pemprov Papua Pegunungan