WAMENA – Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan resmi menutup kegiatan pembekalan sekaligus melepas siswa-siswi Program Afirmasi Pendidikan Menengah (ADEM) Tahun 2026. Kegiatan tersebut berlangsung di Hotel Satrika Bhayangkara, Wamena, Sabtu (4/7/2026).
Penutupan kegiatan dihadiri oleh Perwakilan Pusat Layanan Pembiayaan Pendidikan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen), Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Papua Pegunungan beserta jajaran, para narasumber, pendamping, panitia pelaksana, serta para siswa-siswi calon penerima Beasiswa Afirmasi Pendidikan Menengah (ADEM) Tahun 2026.
Program ADEM merupakan salah satu bentuk afirmasi pemerintah dalam memberikan kesempatan kepada putra-putri Papua Pegunungan untuk menempuh pendidikan di sejumlah provinsi di Indonesia, di antaranya Jawa Timur, Jawa Tengah, Jawa Barat, dan Banten.
Usai kegiatan, Pelaksana Tugas (Plt.) Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Papua Pegunungan, Markus Kogoya, S.Pd., menyampaikan harapan besar agar seluruh siswa dapat memperoleh pendampingan dan perhatian selama menjalani pendidikan di daerah tujuan.
Ia berharap seluruh kepala sekolah dan guru di sekolah-sekolah tujuan dapat menjalin kerja sama yang baik dalam membimbing para siswa asal Papua Pegunungan.
“Harapan kami dari Dinas Pendidikan Provinsi Papua Pegunungan, seluruh kepala sekolah dan guru-guru yang ada di sekolah tujuan dapat bekerja sama dengan anak-anak kami. Semoga kerja sama antara Papua Pegunungan dengan sekolah-sekolah di Pulau Jawa dan Bali terus terjalin dengan baik sehingga Tuhan memberkati seluruh tugas Bapak dan Ibu dalam mendampingi anak-anak kami selama menempuh pendidikan,” ujar Markus.
Menurutnya, Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan bersama para orang tua menaruh harapan besar agar seluruh peserta Program ADEM mampu menyelesaikan pendidikan dengan baik dan kembali mengabdi di daerah asal.
“Kami dari Dinas Pendidikan bersama orang tua berharap anak-anak kami dapat menyelesaikan pendidikan hingga tuntas, kemudian pulang membawa hasil terbaik untuk membangun Papua Pegunungan. Terima kasih,” katanya.
Pada kesempatan yang sama, perwakilan provinsi tujuan pendidikan di luar Papua, Drs. Joko Widodo, M.Pd., menyampaikan komitmennya untuk mendukung proses pendidikan para siswa Papua Pegunungan selama belajar di Pulau Jawa.
Ia berharap para peserta ADEM tidak hanya berhasil secara akademik, tetapi juga mampu membentuk karakter kepemimpinan yang kuat.
“Kami tentu berharap, terutama dari sekolah-sekolah yang telah ditunjuk, anak-anak yang belajar di Jawa Timur, Jawa Tengah, Banten, maupun Jawa Barat dapat tumbuh menjadi anak-anak yang berkarakter hebat. Ketika lulus nanti, mereka mampu menemukan jati dirinya dan menjadi pemimpin-pemimpin yang hebat di masa depan. Sukses untuk semuanya,” ungkap Joko Widodo.
Program ADEM setiap tahunnya menjadi salah satu strategi pemerintah dalam memperluas akses pendidikan berkualitas bagi generasi muda Papua. Melalui program tersebut, para siswa memperoleh kesempatan belajar di berbagai sekolah unggulan di luar Papua dengan dukungan pembiayaan dari pemerintah pusat.
Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan berharap kesempatan tersebut dapat dimanfaatkan secara maksimal oleh seluruh peserta untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Setelah menyelesaikan pendidikan, mereka diharapkan kembali ke daerah masing-masing dan berkontribusi dalam pembangunan Papua Pegunungan melalui ilmu, keterampilan, serta pengalaman yang diperoleh selama menempuh pendidikan di luar daerah.
















Tinggalkan Balasan