CORAKPAPUA.COM, KARUBAGA – Konferensi Klasis Konda Ke-XX Tahun 2026 Gereja Injili di Indonesia (GIDI) Wilayah Toli resmi diawali dengan ibadah pembukaan yang berlangsung khidmat di Aula GIDI Wilayah Toli, Karubaga, Kabupaten Tolikara, Selasa (14/7/2026). Ibadah berlangsung dalam suasana penuh sukacita dan dihadiri ribuan jemaat dari berbagai wilayah pelayanan.
Konferensi tahun ini mengangkat tema “Kembalilah Kepada Kasih Yang Mula-mula” berdasarkan Wahyu 2:4-5, dengan subtema “Melalui Konferensi Klasis Ini Marilah Kita Meningkatkan Persaudaraan.” Tema tersebut menjadi panggilan bagi seluruh pelayan dan warga jemaat untuk kembali memperkuat kehidupan iman, menjaga persatuan, serta meningkatkan kualitas pelayanan gereja di tengah perkembangan zaman.
Ibadah pembukaan dihadiri Penasehat Gereja Injili di Indonesia (GIDI) Pdt. Luwit Kogoya, jajaran pimpinan GIDI Wilayah Toli, para hamba Tuhan, kader GIDI, utusan dari berbagai klasis tetangga, tokoh masyarakat, serta ribuan jemaat yang memenuhi Aula GIDI Wilayah Toli.
Firman Tuhan disampaikan oleh Wakil Ketua GIDI Wilayah Toli, Pdt. Aten Yikwa, S.Th., M.Th. Dalam khotbahnya, ia menekankan bahwa konferensi bukan hanya menjadi agenda organisasi gereja, tetapi juga momentum rohani bagi seluruh jemaat untuk mengevaluasi kehidupan iman serta memperbarui komitmen dalam menghidupi kasih Kristus.
Ia mengingatkan bahwa perjalanan pelayanan Klasis Konda hingga mencapai konferensi ke-20 merupakan anugerah Tuhan yang patut disyukuri. Namun, menurutnya, keberhasilan tersebut harus diiringi dengan kerendahan hati dan kesediaan untuk kembali kepada kasih yang mula-mula sebagaimana telah dicontohkan oleh para penginjil dan para orang tua iman.
“Mari kita mengingat kembali kehidupan para pendahulu ketika pertama kali menerima Injil. Mereka hidup dalam kasih, saling menolong, bersekutu, beribadah bersama, dan melayani Tuhan dengan hati yang tulus. Nilai-nilai itulah yang harus tetap dipelihara dan diwariskan kepada generasi penerus,” ungkapnya.
Pdt. Aten juga mengajak seluruh peserta konferensi agar menjadikan kasih sebagai dasar dalam setiap pengambilan keputusan selama persidangan berlangsung, sehingga menghasilkan kepemimpinan yang mampu melayani jemaat dengan rendah hati, penuh tanggung jawab, dan berlandaskan firman Tuhan.
Sementara itu, Ketua Klasis Konda sekaligus Ketua Panitia Konferensi Klasis Konda Ke-XX, Pdt. Agus Kogoya, S.Th., menyampaikan rasa syukur atas penyertaan Tuhan sehingga seluruh rangkaian pembukaan konferensi dapat terlaksana dengan baik.
Ia menjelaskan bahwa Konferensi Klasis Konda Ke-XX berlangsung selama tiga hari, mulai 14 hingga 16 Juli 2026. Agenda utama konferensi meliputi evaluasi program pelayanan, penyusunan arah kebijakan pelayanan gereja, serta pemilihan Ketua Klasis Konda beserta kepengurusan baru yang akan melanjutkan pelayanan kepada 17 jemaat di wilayah Klasis Konda.
Menurutnya, konferensi merupakan forum strategis dalam memperkuat tata kelola pelayanan gereja sekaligus mempererat kebersamaan antarjemaat untuk menjawab tantangan pelayanan di masa mendatang.
Pdt. Agus juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia, hamba Tuhan, pemerintah daerah, aparat keamanan, para peserta, serta seluruh jemaat yang telah memberikan dukungan sehingga pelaksanaan ibadah pembukaan dapat berlangsung dengan aman, tertib, dan penuh sukacita.
Melalui Konferensi Klasis Konda Ke-XX Tahun 2026, diharapkan terbangun komitmen bersama untuk terus memelihara nilai-nilai kasih, mempererat persaudaraan, meningkatkan kualitas pelayanan gereja, serta memperkuat sinergi dalam membangun kehidupan masyarakat yang damai, harmonis, dan berlandaskan iman di Papua Pegunungan.
(Eji/Diskominfosatik PPG)
Sumber: Media Center Honai Informasi Papua Pegunungan.
















Tinggalkan Balasan